Kilas Balik — 52 # Secangkir teh untuk Sonia ____________________________ SETIAP hari, Sonia mendengarkan suara ketukan pintu dari luar kamar. Matanya masih sembab, namun tidak dia hiraukan. Perempuan itu masih bergulung dibalik selimut sambil menyeka air matanya. Sonia sudah seperti ini sejak beberapa hari ini—tidak keluar kamar, tidak makan, apalagi datang ke sekolah. Sonia merasa hidupnya sudah berantakan dan membuatnya merasa sendirian. Sonia tidak ingin hidup jika bisa! Namun, seseorang selalu membuat dirinya terpanggil; harus kuat. Klek. Tidak ada gunanya mengetuk pintu, bukan? Orang-orang selalu masuk ke kamarnya seenaknya dan melakukan sesukanya. Tidak adakah yang memahaminya bahwa dirinya juga manusia yang tengah bersedih dan nyaris putus asa. Kali ini dia mendengar suara na

