Meminta sebuah restu tidak semudah yang aku pikirkan. Apalagi berbagai penolakan selalu aku terima. **** Saat ini Melodi, Adelio, Victor, Brian dan para bawahan mereka telah tiba di kediaman Mahabrata. "TANTE Melodi," Pekikan Tania membuat Melodi seketika bisa bernafas sedikit. Karena sejak di dalam mobil hingga kemari, perasaan Melodi begitu cemas mengenai respon apa yang akan Ando katakan nantinya. "Hei Sayang," Melodi tersenyum sambil mengusap puncak kepala Tania. "Lio. Apa kau yakin ingin menemui kak Ando? Kau tahu kan sifat kakakku itu," Jujur Melodi cemas. "Tentu saja aku yakin. Apapun jawaban dari kakakmu yang aku butuhkan adalah jawabanmu. Karena jawabanmu lah dimana itu adalah hal yang patuh untuk aku perjuangin," Balas Adelio dengan senyuman menenangkan miliknya. "Untuk ap

