" Dirga?" Naya melihat sosok Dirga di sebuah pantai, persis seperti waktu cowok itu menyatakan perasaan padanya. Namun kali ini pantainya jauh lebih indah, tidak ada gedung tinggi di sekitarnya. Yang ada hanya tebing-tebing tinggi serta pasir pantai yang begitu putih. Dirga duduk di tepi pantai membiarkan baju yang ia kenakan disapu oleh air laut. Cowok itu menoleh ke orang yang memanggilnya kemudian tersenyum. Ia menepuk tempat kosong di sampingnya, menyuruh Naya duduk di sampingnya. "Sini, Nay. Gue kangen." Naya menatap cowok itu lekat-lekat seakan takut bahwa ini hanya khayalannya. Ia takut Dirga yang di depannya ini tidak nyata. Jadi ia menyentuh wajah cowok itu dan mengusapnya lembut. " Lo gak apa-apa?" Terakhir ia lihat Dirga bersimbah darah saat dibawa ke ruang UGD oleh perawat d

