“Eh itu dokter Ivan!” tunjuk Nirmala saat dia dan Rafi tengah melintas di dekat fakultas kedokteran beserta dua teman mereka. Rafi yang mendengar itu ikut melihat ke arah yang Nirmala tunjuk dan kemudian menghela napas. Seperti biasa dia melihat dokter Ivan yang terlihat rapi dan ganteng hingga membuat mahasiswa wanita menoleh dua kali ketika berpapasan dengannya. Apakah itu berpengaruh juga pada Nirmala? Kepala Rafi menoleh ke arah Nirmala yang berdiri di tengah dua teman perempuannya. Harapan Rafi tentu saja Nirmala tidak akan melihat ke arah dokter Ivan, tapi ternyata ketiga perempuan ini nyatanya tengah mengikuti langkah pria matang itu. Bahkan terus melihat sampai tubuh Ivan hilang di balik pintu kantor admin kedokteran. “Ngapain diliatin terus ... Masih ada dosen yang lebih ganten

