Ivan menuju mobilnya untuk mengambil hadiah yang sudah dia siapkan. Hadiah itu sudah Ivan persiapkan dengan dibungkus kertas kado bermotif bunga tulip yang berwarna-warni. Dia harap Nirmala akan menyukainya walau mungkin sudah cukup terlambat dia memberikannya sebab cukup sibuk untuk ke mall membelinya lebih dulu. Ivan membawa hadiah itu dengan senyuman di wajahnya. Sementara itu Nirmala jadi lupa tentang rasa sedih di hatinya karena penasaran hadiah apa yang akan diberikan oleh Ivan untuknya. Dia disuruh menunggu karena hadiahnya masih ada di mobil. Saat Ivan muncul, Nirmala jadi makin tidak sabar menantinya karena cukup besar. “Untukmu,” ucap Ivan lalu memberikan hadiah yang sudah dia persiapkan. Nirmala tersenyum menerimanya dengan senang hati. “Terima kasih, dok ... tapi kenapa tiba

