Kedai kopi mulai sepi. Para pengunjung telah pergi bersiap memulai aktivitas kembali. Tentu saja mereka akan jauh lebih semangat karena telah meneguk kopi di kedai kopi milik Kale. Pengunjung datang dengan raut wajah lesu, namun ketika pergi mereka sudah kembali beraut wajah cerah. Begitu yang memang diharapkan oleh pengunjung juga pemilik serta karyawan di kedai tersebut. Tidak ada yang berat kala itu. Para karyawan Kale tidak ada yang izin. Semuanya sedang bebas kali ini, padahal biasanya sibuk semua terlebih lagi belakangan ini mereka bersamaan menyelesaikan skripsi. Karena semua lengkap, siang yang biasanya kewalahan melayani pengunjung pun tidak terjadi. Semua terlayani dengan baik meski pengunjung yang datang tidak terkira. Sesuatu yang dikerjakan beramai-ramai memang akan lebih rin

