Cerita Pilu Darinya

2070 Kata

Sebenarnya Genta tidak mau menjenguk Gempita yang sedang sakit. Dia sangat gengsi. Tapi desakan Mamanya membuatnya berubah pikiran. Tidak masalah. Menjenguk rekan kerjanya yang sedang sakit juga bukan perkara yang buruk. Dia kini telah berada di depan kamar Gempita dengan mangkuk sup jagung di tangannya. Lelaki itu tidak nyaman saat dipersilakan Ayah Gempita untuk masuk ke kamar. Agak canggung juga, sebelumnya dia tidak pernah memasuki kamar perempuan. Genta sangat ragu hendak mengetuknya. Entah kenapa dia jadi grogi juga. Dan akhirnya pintu pun diketuk dengan samar. Dia sebisa mungkin menghilangkan rasa groginya karena akan bertemu Gempita setelah seharian ini tidak bertemu. "Masuk saja, Pah..." sahut seseorang dari dalam. Suaranya lemah sekali hampir tidak terdengar. Pintu terbuka s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN