Rumah 2

1674 Kata

“Kau bertanya kepadaku?” “Tidak. Aku bertanya kepada diriku sendiri.” Romeo menghilang entah kemana. Aku tertidur, karena kepalaku benar-benar sakit. Mood-ku jadi tidak bisa kukendalikan kalau sedang sakit kepala. Aku lelah sekali. Aku mengirimkan pesan singkat kepada bosku kalau aku sedang sakit dan meminta izin sehari untuk memulihkan kesehatanku. Memang kenyataannya aku sakit. Aku membuka mataku yang masih sangat berat. Aku ketiduran dan sepertinya cukup lama. Badanku sakit, meskipun peningku agak membaik walau tidak sepenuhnya hilang. Seingatku tadi aku berada di sofa dan tiduran di sana, tapi sekarang aku kebingungan karena ini bukan bagian dari rumah mungilku. “Kamu ada di rumahku, rumah kita.” Romeo tersenyum bangga. “Aku tadi memberikan obat tidur agar kamu bisa lebih mudah dipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN