Aku tidak peduli dengan Romeo yang masih di rumahku, ini waktunya Stella untuk pulang. Seperti biasa aku menjemputnya. Untung Stella langsung memanggilku dengan suara kerasnya, ketika tubuhku terlihat dari jendela. Aku hanya berteriak dari luar untuk berpamitan kepada Samantha yang sedang memandikan anaknya. Ini sangat tidak sopan, tapi aku tidak bisa menampakkan wajah. Wajahku tampak mengerikan, aku tidak mau ditanyai banyak orang. Aku masih memiliki banyak urusan di rumah, salah satunya mengenai Romeo yang tiba-tiba datang dan mengajakku pulang. Pulang kemana? Rumah baruku di sini. Aku harus mengusir pria itu untuk mencegah keributan yang lebih besar. “Mommy.” Stella mengusap pipiku, “Mommy menangis.” Stella sedih. “Tidak sayang, Mommy hanya lelah karena seharian bekerja. Mommy membel

