“Jadi kalian berdua ada di sini untuk honeymoon?” “Ya.” Alex mendengarkan pertanyaan Caroline Jasmine Charles namun matanya menatap Cassie dengan seringai kecil yang hanya dimengerti oleh Cassie. “Well, kalau aku boleh katakan, kamu sangat pintar cari istri, Alex,” kata Caroline. Lalu gadis itu menatap Cassie. “You’re so beautiful, Cassie.” “Terima kasih. Kamu juga cantik.” Cassie tidak balas memuji untuk kesopanan semata, tetapi Caroline memang memiliki wajah model yang terkesan mahal. Dan barang-barang desainer terkenal di tubuhnya menjadi pendukung juga. “Aku tidak mengganggu acara kalian, kan?” Caroline datang ke meja Alex dan Cassie setelah selesai makan dengan kakaknya, William Addison Charles. Cassie menggeleng. “Santai saja, Caroline. Kita bisa mengobrol.” Caroline tersenyum.

