BAB 70

2137 Kata

“Ma, kak Alex nyebelin banget!” Cassie langsung mengadu kepada Selina Hartono di telepon soal pembicaraannya dengan Alex saat sarapan. “Kak Alex pikir dia paling keren karena menjadi pengacara.” “Apa Alex mengatakan bahwa dia keren?” Selina menimpali curhatan putrinya yang menggebu-gebu. Selama ini—beberapa bulan ke belakang—Cassie hanya ingin menikah dengan Alexander Madava. Baru kali ini Cassie mengeluh soal sikap pria yang sudah jadi suaminya itu. “Dia nggak bilang secara gamblang, tapi dari nada bicaranya saat membahas Jac, memperlihatkan semuanya. Tattoo artist juga pekerjaan!” Cassie mengomel. “Kamu yakin kamu nggak salah paham, Cassie? Mungkin maksud Alex bukan menghina Jac.” “Mama membela kak Alex????” “Bukan seperti itu, sayang... tapi mama mencoba netral.” Selina membalas de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN