BABY - Chapter 14

1612 Kata

Kantin SMA Muru berubah menjadi ramai. Semua sorot mata menjadi tertatap pada seorang gadis yang mengenakan sragamnya, dengan rambut hanya diikat satu kuda, duduk diantara empat laki – laki yang tertawa bersamanya. Dian, yang melihat pemandangan yang membuat iri seluruh pasukan hawa SMA Muru sudah terbiasa sekali melihatnya. Dia biasa saja, bahkan tidak merasa aneh, dengan kedekatan Luna dengan para most wanted di sekolahannya. Berbeda dengan Alvira yang memasang mata elangnya sedari tadi mengamati meja mereka. Dian menoleh ke samping dan terkejut. “Astaga! Lo bener – bener bikin gue kaget Al, suer!” “Diem dulu Di. Demi Aleq aku lagi mata – matain Kak Hema ini.” “Nggak segitunya juga kali. Mata lo udah belok, nggak usah digedein kan bisa.” Alvira menurunkan tangannya, dan dia menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN