43: PIAS

1436 Kata

"JANGAAAAAN!!!" Koper yang setengah terangkat di tangan Dirga terlepas kala jeritan Andien terdengar. Dirga segera membalik tubuhnya ke arah Andien yang tadi berlari histeris ke belakangnya. Mata Dirga terbelalak. 'Jleb!' Satu tusukan benda tajam bersarang di perut isterinya bahkan ketika Dirga belum berdiri sempurna dari perubahan posisinya tadi. Jelas tusukan itu tak ditujukan untuk Andien, tapi untuk dirinya. Dan Andien, melindunginya. "MATIIIII!!!! MATI KALIAN!!! MATIIIII!!!!" Perempuan itu dengan geramnya menarik pisau yang tertancap di perut Andien. Membabi buta, pandangannya gelap oleh amarah. Ia mengangkat pisau di tangannya dan menancapkannya lagi di d**a Andien. 'Jleb!' Dirga menahan Andien dengan sebelah tangannya, tangan lainnya menggenggam erat pergelangan tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN