Fallany memandang jarinya yang kini sudah disematkan cincin cantik pemberian dari Jimmy, benar sekali apa yang menjadi praduga Fallany, laki-laki itu sama sekali tidak salah dalam membeli cincin pertunangan mereka, bahkan apa yang diinginkan oleh Fallany – enggagement ring-nya benar-benar dipenuhi oleh Jimmy, ekspetasi Fallany tidak terlalu tinggi, tapi Jimmy selalu bisa memenuhinya bakan lebih dari apa yang diinginkan oleh Fallany. Fallany kini berada di depan ruangan VVIP, ruangan seseorang yang begitu baik dan ramah padanya bahkan sampai detik ini, di tangannya sudah ada buah-buaha – hal yang sangat wajar saat dirinya ingin menjenguk orang sakit, perempuan itu menarik napasnya sebelum masuk ke dalam ruangan itu, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Kak Kara tadi pa

