Part 22. Mabuk Berat

1160 Kata

Setelah selesai melakukan pertemuan, Frans sudah berada di dalam mobilnya. Sekretaris Gavi langsung melajukan kendaraannya, sambil berbicara dengan Frans. “Untungnya dia orang yang tuan kenal. Penandatanganan kontraknya jadi berjalan lancar,” puji Gavi. Sayangnya, Frans enggan untuk memberikan komentarnya. Dia lebih memilih membicarakan hal lain. “Jam berapa sekarang?” tanya Frans. “Sudah jam 11 malam.” “Dia pasti sudah tidur,” gumam Frans. Sesampai di depan rumah, Gavi membantu Frans keluar dari dalam mobil, dan membantu pria itu untuk masuk ke dalam rumah. “Bersandarlah pada saya, tuan.” “Aku baik-baik saja, aku tidak mabuk,” ucap Frans dengan langkah terhuyung-huyung. Sesampainya di depan pintu rumah. Frans berniat membuka menekan password rumahnya. “Kalau begitu saya pamit,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN