Dua hari berlalu, dan akhirnya dokter memberi izin untuk membawa Lily pulang. Daisy menghembuskan napas lega. Ia menggendong bayi mungil itu dengan hati-hati, membelainya penuh kasih saat mereka meninggalkan rumah sakit menuju mansion. Sesampainya di mansion, Daisy langsung membawa Lily ke kamar bayi, membaringkannya dengan hati-hati dan memastikan tubuh mungil itu hangat. Lantas, melangkah keluar dan melihat Austin di depan kamar bayi. Pria itu menatapnya datar, tangannya terlipat di d**a. “Eum ... maaf sebelumnya, Pak. Kalau diizinkan , saya mau tidur satu kamar dengan Lily. Saya ingin langsung menjaganya kalau-kalau ada apa-apa,” ujar Daisy. Austin mengangkat alisnya. "Ya, lakukan saja sesukamu," balasnya, tanpa banyak protes. “Lagipula, aku memang butuh seseorang yang bisa mengawasi

