Matahari mulai condong ke barat ketika Austin memasuki vila dengan langkah tegas, sepatu kulitnya mengeluarkan suara yang menggema di lantai marmer. Daisy yang sedang menggendong Lily di ruang tamu, sontak menoleh begitu mendengar pintu utama terbuka. Tanpa sepatah kata, Austin melepaskan jasnya dan menyerahkannya kepada pelayan yang langsung menghampiri. Pandangannya kemudian beralih ke Daisy, lalu ke Lily yang tertidur pulas dalam dekapan pengasuhnya. "Kita pulang ke mansion sekarang," ucap Austin singkat. Daisy mengerutkan kening, sedikit terkejut. "Sekarang, Pak? Bukankah—" "Aku tidak suka diulang," potong Austin tajam, menatapnya dengan sorot mata tajam. Daisy menunduk, memilih tidak melanjutkan kalimatnya. "Baik, Pak," jawabnya lirih. Ia lalu mulai mengemasi perlengkapan Lily,

