Tujuh belas

1522 Kata

"Loh, Deanova? Kok ada disini?" Deanova memasang senyum saat melihat Ana yang baru keluar dari dalam kelas. Gadis itu tampak berbicara sebentar dengan seorang pria, yang juga tampak memperhatikan dirinya. Baru lah setelah itu Ana melambaikan tangan, bergerak keluar untuk menghampiri Deanova. "Lo udah selesai kelas? Atau ada lagi setelah ini?" tanya Dean. Ana lantas menggeleng. "Cuma ada dua mata kuliah hari ini. Yang tadi itu terakhir," beritahunya. Mengangguk paham, Deanova mengangkat jemarinya dengan gestur menunjuk. "Gue lagi pengen makan di kantin utama. Lo mau nemenin gue enggak?" Tidak butuh waktu untuk berpikir, di depannya Ana langsung mengangguk. "Mau! Aku juga belum makan," balas gadis itu. Deanova terkikik. Dia langsung membalik haluan kakinya menuju ke kantin yang dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN