Mengulur waktu

1158 Kata

Terima kasih," ucap Cantika usai menghabiskan bubur yang dibelikan Orlando untuk nya. Namun sayang, karena muatan yang terisi di dalam lambung justru malah membuat dirinya kembali merasakan mual. Perut gadis itu kembali bergejolak. Dan akhirnya Cantika menutup mulutnya dengan telapak tangan. Sungguh dia sudah tak sanggup lagi. Bahkan kini matanya mulai berair karena menahan gejolak yang menyiksa. Mulutnya terasa asam. Dan... Cantika pun kembali memuntahkan kembali isi perutnya. Bubur yang beberapa menit lalu dia makan keluar kembali dalam rupa yang menjijikkan. Kali ini gadis itu menumpahkan isi perutnya di atas lantai. "Hueeekk... Hueeekk..." Cantika benar-benar menghabiskan isi perutnya untuk dia buang. Sungguh gadis itu tak mampu menahan gejolak perutnya yang datang tanpa permisi. O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN