Perpisahan

1015 Kata

"Kamu baik-baik saja kan, Tika?" Tanya Demian. "Baik kok. Aku engga kenapa-kenapa. Memang ada yang aneh ya?" Tanya Cantika tersenyum berusaha seringan mungkin. "Bagus lah kalau begitu. Yuk kita masuk," ucap Demian meraih pinggang istrinya dan masuk ke dalam area resepsi. Dan Melia benar-benar tak enak pada Cantika. "Aku jalan sama Cantika aja. Kasihan dia enggak punya pasangan. Biar aku nemenin dia," ucap Melia pada suaminya. "Jadi kamu lebih kasihan sama Cantika dibandingkan aku?" Tanya Demian. "Tidak seperti itu, Sayang. Masa kamu cemburu pada Cantika yang wanita sih? Kecuali yang mau bergandengan dengan tanganku adalah pria tampan yang seksi. Tak masalah kau cemburu. Itu wajar," ucapan Melia kali ini sukses membuat Demian tertawa geli. "Astaga, Sayang. Jika benar-benar ada pria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN