"Ini bagus gak menurut lo?" tanya Tiara untuk yang kesekian kali. Sudah sejam Kalila menemani Tiara membeli baju dan dia sudah merasa bosan saat ini. Namun, untuk sekadar mengatakannya dia tak berani. Bisa-bisa Tiara curiga bahwa dia bukan Syakilla. Wanita itu terlalu cermat dan tak mudah dibodohi. Setelah mendengar curahan hati Tiara itu, Tiara mengajaknya untuk bertemu dan akhirnya dia berada di sini. Wanita muda itu ingin menenangkan hati dengan shopping. Terbiasa apa-apa diberikan orang tuanya, Tiara tak berpikir dua kali untuk menghabiskan uang. Bahkan, sebelumnya dia sudah membeli sepatu, tas, dan sekarang baju. Dia lihat tas kuliahnya juga banyak. Entah buat apa, koleksi maybe. "Bagus gak sih? Kok ngelamun sih," ujar Tiara dengan heran. Kalila mengangguk saja menjawab pertanyaan

