29-Bahagia Bersamamu

1628 Kata

Syakilla menatap makanan dihadapannya dengan tak selera. Bukan karena makanannya yang tak enak, tetapi karena dia tak lapar. Dia begitu tak nafsu saat mengetahui bahwa besok para anggota komunitas pecinta lingkungan akan kembali ke tempat asalnya. Waktu yang singkat, dia belum lama bersama Fauzan di sini. Rindu itu lama, pertemuannya terlalu singkat. "Ada apa Syakilla?" tanya ibu yang menyadari bahwa Syakilla tampak gelisah dan melamun. Syakilla menggelengkan kepala. "Ibu dengar para anggota komunitas itu akan kembali besok? Apa hal itu yang membuatmu melamun?" tanya ibu yang tepat sasaran. Mau tak mau Syakilla mengangguk. "Mungkin ini waktu yang tepat Syakilla. Sudah seharusnya kamu kembali ke tempat asalmu juga. Kamu akan terkena masalah jika sampai Fauzan mengetahuinya dan akan menga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN