Suara tawa Tiara menggelegar di ruang tamu rumah Syakilla. Keduanya baru saja shopping, lebih tepatnya Syakilla menemani Tiara yang habis shopping. Tiara akan melangsungkan lamaran dalam waktu dekat, pernikahannya pun akan dilangsungkan sebelum kelulusan. Entah apa yang membuat gadis itu menerima pernikahan secepat ini. Padahal sebelumnya menolak. Namun, sebagai seorang sahabat tentu akan mendukung sahabatnya selama itu berkaitan dengan hal baik. Fauzan yang mendengarnya tentu merasa senang. Sekarang tidak ada yang menganggu dirinya dan Syakilla setelah teman lamanya Syakilla, teman dari Ardian, dan Tiara yang dendam padanya. "Ngomong-ngomong, temen kakak lo gak pernah ke sini ya?" tanya Tiara tiba-tiba. Syakilla menggelengkan kepala. "Katanya sih, mas calon itu temennya kakak lo," uja

