23-Membujuk Syakilla

1467 Kata

"Apa yang terjadi Syakilla? Kenapa ibu melihatmu murung seharian ini," ujar ibu sambil mengiris bawang merah. Melihat putri angkatnya yang tak ada semangat membuatnya bertanya-tanya. Semenjak kedatangan para komunitas pecinta lingkungan itu, Syakilla menjadi murung dan jarang tersenyum. "Tidak apa-apa, Bu," jawab Syakilla dengan suara pelan. Hari ini dia akan datang terlambat menemui mereka. Dia belum siap untuk bertemu Fauzan lagi. Hari ketiga, dan masih sisa tiga hari lagi mereka di sini. "Ibu tahu kamu sedang dalam masalah. Coba katakan sama ibu! Kalau ada masalah jangan disimpan sendiri Nak! Kalau ibu bisa bantu, ibu bakal bantu sebisa ibu. Kalau dipendam terus akan jadi penyakit," ujar ibu dengan lembut. Syakilla meringis mendengarnya. Dia seperti memiliki masalah dan beban yang bes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN