Gadis itu tersenyum menatap dari kejauhan. Dimana saat ini gadis yang ia benci berada di ambang kematian. Mata sayu nya terus bergerak mengikuti gerakan mereka. Sebelumnya, dirinya lah yang menghubungi Dedi untuk menghasuti laki-laki itu untuk menculik Gladis. Jangan berpikir bahwa ia tak tahu apa saja tentang Haskara. Maka dari itu, ia bisa memberikan berkas yang sampai saat ini belum Haskara buka. Haskara begitu bodoh. Apalagi saat ini kondisi Dedi yang tergiur akan uang, lebih mudah untuknya melakukan tindakan itu. Tangan yang tadinya ia goreskan dengan pecahan kaca, dan mengeluarkan darah, ia hisap hingga darah yang mengucur itu kering. Lalu berjalan, keluar dari kegelapan. Gladis yang duduk ditengah ruangan besar, dengan tangan terikat dikursi kayu serta mulut yang ditutup kain,t

