51.

1450 Kata

Ujian di hari kedua sudah selesai,dengan dua mata pelajaran dan pengawas berbeda. Hingga ujian selesaipun, otak Haskara tak berhenti bekerja. Seketika rasa pusing hinggap dikepalanya, membuatnya oleng. Gladis yang berada disamping Haskara, terkejut, lantas menahan tubuh Haskara. "Hei, kamu kenapa?" Haskara menggeleng, "Tiba-tiba pusing." Gladis menatap cemas Haskara kemudian menatap sekitar, "Kita ke UKS?" "Gak perlu. Duduk sebentar aja." Gladis mengangguk, menuntun tubuh Haskara menuju bangku didepan kelas sebelas. "Kamu tunggu disini, aku beli air, sama ambil obat di UKS. Jangan kemana-mana." dengan cepat Gladis berlari meninggalkan Haskara. Cowok itu menekan pelipisnya yang berdenyut kuat. Meringis. Selamam ia tidak bisa tidur dengan nyenyak, perkataan om Dedi membuatnya terjag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN