Gladis POV. Aku mengesampingkan rasa sakit yang sekarang tengah aku alami. Kepalaku yang berdenyut terus menerus tak membuatku untuk segera menjauh darinya. Aku mendekap dirinya yang memang membutuhkan kekuatan dari orang-orang yang bisa memahaminya. Ini kedua kalinya aku melihat diri dari sosok Haskara yang biasanya tampak gagah. Kini tampak lemah, hancur dan rapuh. Aku menjanjikan diri untuk selalu bersama dia,entah kenapa aku tidak bisa menolaknya. Karna aku tau, terpuruk itu sangat menyakitkan. Walau aku belum pernah merasakan nya, tapi aku paham situasi Haskara. Dia hanya butuh dukungan. Dan aku akan berusaha semampuku. Sekarang aku tau, Haskara bukan seperti yang orang-orang katakan. Dia sama seperti yang lain, punya perasaan juga. Entah kenapa mereka menjauhi Haskara. Andai mer

