Lho ini kan orang tua nya Siti? Kenapa jadi pencuri? Aku memperbesar gambar di layar ponselku. Bener, ga salah lagi. Ini Bapak-bapak yang mengaku Bapaknya Siti. "Kenapa Al?" Lea yang mungkin heran melihatku kini menghampiri. Melihat apa yang tengah aku perhatikan. "Ini seperti Bapak Siti, Le." Lea mengambil alih ponselku. "Siti si Raisa gadungan? Masa, sih?" "Iya! Aku inget banget kok, kumis dan tahi lalat nya mirip Rano Karno." "Kalau gitu besok kita samperin aja." "Kamu temenin, ya?" "Iya." "Tapi, aku mau ketemu Pak Arsyad dulu. Kemarin sudah janjian besok mau bertemu." "Oh, ya, bagaimana proses perceraian lu?" "Alhamdulillah tinggal selangkah lagi." "Wah, bentar lagi kita sama ya. Janda muda dan seksi." "Seksi? Maaf ya, aku ga mau jadi janda muda seksi. Aku ingin menjad

