DAM | Mengulang Yang Semalam #2

1004 Kata

Sepanjang perjalanan, mereka terlibat obrolan yang menarik. Vania mengatakan jika dia nekat menjual seluruh warisan dari mendiang orang tuanya agar bisa melanjutkan sekolahnya. Dan terbukti sekarang dia bisa memetik buah dari keberhasilannya. Tidak hanya Vania saja yang menceritakan kisahnya. Tapi Heru juga ikut bercerita mengenai banyak hal. Dan tanpa mereka sadari, hal itu membuat keduanya semakin dekat. "Om.." panggil Vania ragu ketika mereka hampir sampai kantor. Heru bergumam sembari menoleh sebentar ke arah Vania. Fokusnya kembali pada jalanan yang cukup padat pagi ini. "Kenapa, Sayang?" tanya Heru penuh perhatian. Vania mengulum senyum,"Turunin aku di deket halte aja, ya. Aku nggak mau orang kantor liat kita berangkat bareng." pintanya. Walaupun sebenarnya kurang setuju, Heru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN