“KAU PIKIR KAMI INI APA!? KAMI JUGA TERMASUK KE DALAM WARGA YANG MENGHUNI KOTA INI! JANGAN HANYA KARENA ADA BEBERAPA OKNUM DARI RAS KAMI YANG MELAKUKAN KEJAHATAN, KALIAN MENGANGGAP SEMUA ORANG DARI RAS KAMI ADALAH JAHAT! ITU PEMIKIRAN YANG SANGAT BODOH DAN KEKANAK-KANAKAN! BAHKAN AKU SAJA YANG ANAK-ANAK YANG PAHAM BAHWA MEMUKUL RATA SEBUAH KELOMPOK HANYA KARENA KESALAHAN SATU ORANG DI DALAM KELOMPOK ITU, ADALAH TINDAKAN PALING BUSUK!” Arga benar-benar melepaskan semua kekesalan dan kemarahannya dengan mengeluarkan segala perasaanya pada semua orang yang ada di sana. Setiap kata yang Arga katakan hampir membuat semua orang yang mendengarkan tertampar dengan rasa malu, seakan-akan dia sedang menelanjangi semuanya. “H-Hey! B-Berhentilah!” Jiola dengan gugup dan dua tangan gemetaran mencoba

