Jiola mengerti dan paham pada apa yang ingin dilakukan Arga terhadap kerusuhan kota itu, tapi dia tidak ingin melihat adiknya memperoleh resiko dari perbuatan tersebut, apalagi ini menyangkut soal kedudukan ras, posisi kerajaan, dan juga keselamatan diri, itu benar-benar beban yang terlalu besar untuk dipikul oleh anak yang masih berusia tujuh tahun dan sangat menentang hal tersebut. Itulah kenapa dia tidak mengizinkan dan cenderung menghalangi Arga dalam melakukan aksinya ke tengah kota karena dia sadar kalau itu terlalu beresiko. Dia ingin Arga tetap berada di sampingnya dan selamat. Mengerikan sekali jika membayangkan Arga kembali kepada dirinya dengan tubuh penuh luka, juga reputasi yang semakin memburuk di kerajaan ini. Itu terlalu mengerikan. Jiola sangat menyayangi Arga sehingga dia

