Bab 56: Lamaran

2851 Kata

*** Hari baik itu akan selalu datang di waktu yang tepat, jangan pernah meragukan seseorang yang tidak pernah beranjak dari sisi kamu *** "Satu... Dua... Tiga... Empat... Lima... Enam... Sudah enam hari dia benar-benar nggak menghubungi gue? Prasetyo Adipura!" seru Karlita. Gadis itu melempar pulpen ke sembarangan arah. Merasa sangat kesal tapi Karlita juga tidak bisa melakukan apapun. Menghubungi Prasetyo terlebih dahulu saja Karlita tidak berani. Tatapan tajam pria itu, senyum miringnya dan suara dengan nada kecewanya membuat nyali Karlita benar-benar menciut. "Kenapa gue harus pake acara bilang kalau hidup gue bukan hanya tentang dia sih, pake tambahan butuh waktu untuk sendiri pula. Kurang ajar banget nih mulut gue. Mau nangis. Seharusnya lo nggak nyerocos sembarangan mulut! Seh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN