"Mas buruan!" Entah sudah berapa kali Karlita berteriak dan meminta Prasetyo untuk lebih cepat namun pria itu tidak kunjung turun sejak tadi. Entah apa yang sedang Prasetyo lakukan di atas sana. "Bentar, Ta, aku lupa taruh ponselku di mana!" seruan itu membuat Karlita menarik napasnya. Bumil yang sudah rapi dengan pakaian olahraganya itu kemudian kembali ke lantai atas. Kebiasaan Prasetyo belakangan ini memang sering lupa menaruh sesuatu. Pria itu selalu akan menanyakan banyak hal pada Karlita sampai Karlita sendiri merasa gemas. "Ketemu?" tanya Karlita, dia berdiri di depan pintu kamar, melihat Prasetyo yang masih sibuk mencari ponsel di sana. "Belum, aku benar-benar lupa," jawab Prasetyo. "Ruang kerja kali, Mas, coba cek dulu. Ayolah buruan aku nggak mau olahraga lagi kalau udah

