Bab 40: Tragedi

2491 Kata

*** Terluka tidak pernah di harapkan oleh siapapun tapi terkadang saat terluka seseorang akan sadar bahwa tidak semua hal yang dia inginkan dapat dia miliki *** Menganggap setiap pertemuannya seperti angin lalu adalah hal yang di lakukan oleh Karlita untuk bertahan. Dia tidak ingin lagi berharap terlampau jauh, Karlita juga tidak ingin membuat kemungkinan-kemungkinan yang jelas akan menyakitinya di masa depan. Shantha adalah fokus utama gadis itu saat ini dan Karlita juga sedang mempertimbangkan akan melanjutkan pekerjaannya di Bank atau justru memilih resign nantinya. "Mikirin apa lo?!" seruan itu membuat Karlita yang sedari tadi menikmati kopinya tersentak kaget. Dia menatap galak pada manusia yang sudah dia tunggu sejak tadi. Arzan Malik. Seperti yang sudah di sepakati hari ini A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN