Bab 66: Rumah Baru

2571 Kata

*** Ketika aku melewati pintunya saat itu aku merasa bahwa aku benar-benar sedang pulang *** Prasetyo mengecup pipi Karlita berkali-kali, semalam mereka benar-benar tidur dengan sangat nyenyak, saling bepelukan satu sama lain. "Ta, bangun, kita hampir terlambat," ucap Prasetyo. Keduanya sudah mandi tadi sebelum subuh karena Prasetyo ingin shalat subuh dan Karlita merasa sedikit tidak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lengket namun keduanya memilih tidur kembali saat merasa masih terlalu pagi untuk sarapan. "Mas, aku ngantuk," gumam Karlita. Gadis itu semakin merapatkan selimutnya dan semakin erat memeluk lengan Prasetyo. "Semua orang nunggu kita di bawah, Sayang," ucap Prasetyo, dia kembali mengecup pipi Karlita kemudian beranjak ke arah mata Karlita yang masih terpejam dengan sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN