41 Dendam yang Dipendam

1061 Kata

"Kamu benar-benar udah sehat, Ve?" tanya Sabrina ketika mereka berempat sudah tiba di kediaman Cendric di saat hari sudah menjelang sore. "Kalau belum, lebih baik kamu menginap lagi di sini ...." Vedra menggelengkan kepalanya. "Besok aku harus masuk kuliah, Kak." Dia keberatan. "Bajuku juga di kosan semua." Oza menjadi satu-satunya orang terakhir yang turun dari mobil Cendric dan Vedra langsung bertanya kepadanya. "Za, kamu pulang jam berapa?" Oza kelihatan berpikir sebentar sebelum menjawab. "Habis ini kayaknya, kenapa?" tanya Oza balik. "Kita searah nggak sih, aku mau balik ke kosan." Vedra memandang Oza sementara Cendric pergi meninggalkan mobilnya dengan langkah-langkah lebar. "Enggak sih, tapi nggak apa-apa kalau kamu mau nebeng." Oza menyahut. "Ya udah kalau kamu tetap mau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN