Vedra meringis sambil menutupi wajahnya. "Aku kan cuma kagum aja," kilah Vedra membela diri. Triana mengerutkan keningnya sambil berpikir, dia jadi penasaran seperti apa sosok dari kakak ipar Vedra. "Itu berarti ... kakak kandungnya Oza dong?" kata Triana mengambil kesimpulan. Vedra mengangguk membenarkan. Triana lantas membayangkan sosok Oza dalam benaknya dan mencoba mendaur ulang sosok itu dalam versi yang lebih dewasa. "Apa sih yang kamu kagumi dari dia?" tanya Triana penasaran. "Oza kan ramah, nggak sombong, apa kakaknya juga kayak begitu?" Vedra menggeleng tegas. "Beda banget!" bisiknya. "Kakak ipar aku itu agak-agak ... kebalikan banget deh sama Oza. Orangnya nggak banyak omong, terus nggak ada ramah-ramahnya sama orang lain ...." "Termasuk sama kamu?" tanya Triana ingin tah

