Pelukan yang begitu hangat dan membuatnya nyaman. Angin yang berhembus lembut membuat mereka mempererat pelukan. Keysa memeluk reyhan dengan erat, menyukai perasaan aman yang ia rasakan saat menyandarkan kepala di d**a reyhan. Merasakan detak jantung pria itu yang seolah sedang mendengungkan namanya dan meyakinkan dirinya bahwa perasaan yang ia rasakan dan yang Reyhan rasakan padanya akan berlangsung selamanya.
Keysa terbangun di tengah -tengah tidurnya dan menyeka matanya yang agak berair. Mimpikah yang tadi ia rasakan?! Beberapa menit berlalu ketika ia menyadari bahwa itu puing – puing kenangan lama yang tiba – tiba ia kenang kembali dalam tidurnya. Seperti mimpi menyedihkan karena menyisakan kerinduan dihatinya saat ia mulai terbangun.
“aku cinta kamu”
Kata – kata Reyhan terngiang – ngiang dikepalanya dan membuatnya semakin menyadari bahwa apapun yang ia lakukan untuk melupakan Reyhan hanyalah usaha sia – sia. Beberapa tahun terakhir ia mampu bertahan seolah telah melupakan segalanya tentang pria itu. Kenyataannya, ketika sosoknya hadir kembali, mampu Mengusik ingatannya yang telah terlelap.
Seolah menyerah untuk menepis Reyhan dari benaknya, keysa memejamkan mata dan membiarkan pikirannya mengelana membayangkan sosok pria yang membawa nuansa kerinduan dihatinya saat ini. Berharap untuk segera terlelap untuk melanjutkan mimpinya tentang reyhan sambil mengingat – ingat bagaimana sosok. Reyhan dulu hadir mengisi ruang hatinya.
Saat itu...
Ruang Kelas IPA 2 !
Siswa Laki – laki itu memasuki ruangan kelas yang merupakan kelas keysa dan airin. Dan seisi kelas terutama para gadis terpesona dan menatap kagum pada siswa laki – laki yang diperkenalkan sebagai murid pindahan baru di sekolah mereka.
Keysa salah satu gadis yang menatap takjub pada makhluk tampan yang sedang diperkenalkan oleh guru mereka. Lalu belakangan ia ketahui adalah blasteran indo -jepang.
“reyhan mikhael darwinata. “
Ucap Laki – laki itu memperkenalkan nama lengkapnya kemudian menyapa seisi kelas dan tersenyum canggung.
“kamu boleh duduk di sebelah meja airin yang kosong. Nomor 2 dari belakang” wali kelas menginstruksikan pada reyhan untuk duduk dan memulai pelajaran mereka.
Hampir semua sisiwi di kelas tertarik pada reyhan yang tampan dan terkesan dingin. Mungkin hanya airin yang menganggapnya tidak menarik. Bahkan selalu menjawab cuek ketika keysa membicarakan reyhan karena sejak awal keysa menunjukkan kekaguman yang terang – terangan pada reyhan. Bahkan reina, sepupu keysa yang juga dikelas yang sama dengannya dengan agresif menunjukkan keinginan untuk dekat dengan reyhan. Pada saat itu keysa tidak pernah menganggap reyhan lebih dari sekedar idola baginya karena ia menganggap reyhan tidak mungkin tertarik padanya, jadi ia tidak pernah merasa terusik ketika teman – teman ataupun sepupunya sendiri menunjukkan perhatian berlebih pada reyhan. Hingga suatu ketika keysa melihat sisi hangat dari diri reyhan. Sisi dirinya yang berbeda dari sikap dingin yang biasanya ia tunjukkan. Dan saat mereka masuk klub kurikuler yang sama ia mulai mengenal reyhan dengan lebih dekat. Dan tentunya waktu yang mereka habiskan bersama dalam klub taekwondo membuat mereka sering berinteraksi. Hal itu karena sedikit sekali siswi
Perempuan penggila olahraga beladiri seperti keysa dan airin yang tertarik masuk klub itu meskipun idola seperti reyhan ada disana. Sejak itu pula keysa merasa reyhan mulai nyaman dengan kedekatan Pertemanan mereka. Reyhan mulai bercerita Dirinya, keluarganya yang terdiri dari ayahnya dan adik kembarnya yang berbeda sekolah. Dan bahwa ia tidak cukup drkat dengan ayahnya sejak kematian ibunya. Bagi keysa sosok reyhan selalu penuh teka – teki baginya. Disatu waktu ia menjadi pribadi yang hangat namun tiba – tiba dapat berubah menjadi pribadu yang pendiam dan dingin. suatu sore, saat selesai latihan keysa menyadari bahwa Reyhan telah absen kegiatan klub beberapa kali dan dikelas ia melihat sosok reyhan tampak murung dan dingin. Keysa tahu pasti bahwa reyhan sedang tenggelam dengan pikirannya sendiri. Jadi ia memutuskan untuk tidak mendekatinya dan menunggu hingga suatu hari reyhan datang padanya seperti biasa. Hampir 2 minggu berlalu dan reyhan masih menunjukkan sikap yang sama. Membuat keysa berfikir bahwa ia sengaja menjauhinya. Keysa mulai berfikir bahwa reyhan menyadari bahwa ia jatuh cinta padanya dan membuatnya tidak nyaman. Keysa menjalani latihan di klub bersama airin seperti biasa meskipun ia patah hati karena merasa ditolak.
“makanya sejak. Awal aku tidak menyukainya karena cowok cakep seperti itu pasti suka bermain hati”
Kata – kata airin yang tiba – tiba membuatnya tertawa getir saat itu. Berfikir bahwa dirinya begitu bodoh hingga terpikat oleh reyhan yang tampak sempurna.
Dua bulan berlalu sejak itu Dan ujian semester telah berakhir
“ kita jalan kemana rin? “
Seru keysa sambil tersenyum lebar karena terbebas dari siksaan buku – buku latihan soal.
“ habis latihan klub langsung ke daebak (salah satu tempat nongkrong favorit airin) gimana?! sekalian numpang wifi gratis ok“
“okelahh” jawab keysa sambil mengacungkan jempolnya kepada airin
Keysa hendak ke toko buku yang dekat dengan sekolahnya sebelum ke tempat janjiannya dengan airin saat hujan tiba – tiba turun dan melihat reyhan di salah satu gang kecil sedang duduk Di atas motornya yang terparkir sambil merokok. Keysa tertegun menatap sosok reyhan bukan karena aneh melihat siswa sma yang bisa merokok, namun karena orang itu adalah reyhan. Ia tidak pernah menghayalkan sosok reyhan yang tampak macho saat merokok seolah – olah ia telah terbiasa dengan kebiasaan itu. Tanpa sadar ia melangkah mendekati reyhan sambil memakai payungnya. Reyhan melihatnya dan tatapan mereka bertemu. Mata reyhan tampak penuh kesedihan dan ia hanya diam. Reyhan hanya menatapnya tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya, namun keysa merasakan kesepiannya dan bahwa reyhan memerlukan seseorang yang menemaninya saat ini. Alih – alih pergi keysa mendekati reyhan sambil menjatuhkan payungnya untuk memeluknya. Sejenak reyhan hanya diam dalam pelukan keysa lalu dengan ragu akhirnya membalas pelukan keysa. Hujan semakin deras dan reyhan memeluk keysa lebih erat. Membiarkan semua perasaan kacau yang ia rasakan tumpah bersama rintik hujan yang semakin deras dan dalam pelukan keysa.
Kembali ke saat ini...
Keysa membuka matanya ketika suara rintik hujan dan desiran angin terdengar melalui celah jendela kamarnya yang belum tertutup rapat. Seketika ada perasaan rindu mulai mengintip dari celah-celah relung hatinya. Perasaan yang selalu membuatnya berhasil mengusiknya namun sekaligus memberikan rasa hangat yang ganjil didalam hatinya, karena perasaan itu selalu menjelma menjadi ingatan akan sosok reyha yang ia rindukan kendati ia telah sangat berusaha melupakan rasa cintanya pada Reyhan. Perlahan ia menutup matanya dan membiarkan hatinya yang menggila akan kerinduan sambil. Memanggil nama Reyhan, berharap pria itu akan menjadi sosok nyata dari ingatannya yang menghampiri dan selalu memeluknya... Seperti dulu...