Yang sebenarnya

957 Kata

"Kak, ini kan acaranya lusa, pertanyaannya, gue bikin kuenya bakalan enak atau nggak? Bukannya surprise malah gue yang kena sembur bolu bekas ngunyah si Lily." Billa memutar bola matanya malas. Gadis itu mendekat ke arah Raffa, "Lo yakin gak? Kalau gak yakin gak usah." Raffa diam beberapa saat. Cowok itu mengangguk. "Yakin lah! Lo kira, gue kuat liat muka sedih si Lily kek tadi?" tanya Raffa lagi. Flasback On' "Makasih ya, Raf." Raffa menganggukan kepalanya pelan. Saat Billa akan masuk ke dalam rumahnya, Raffa menahan tangan gadis itu. "Bentar! Gue mau ngomong soal hati." "Hah?" Raffa mengambil ponselnya di saku celana. Kemudian, ia memberikannya pada Billa. "Besok, lo kasih hp gue ke Lily, terus lo bilang aja ketinggalan di rumah lo, ya?" "Ogah! Ngada-ngada lo. Lo mau gue sama Lil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN