Raffa dengan wajah yang sudah penuh dengan tepung, menatap cilok hasil buatannya sendiri. Cowok itu tersenyum lebar melihatnya. "Gak nyangka gue bisa bikin cilok," ujarnya terkekeh pelan. Setelah pulang dari rumah Rios, Raffa langsung membeli bahan untuk membuat cilok. Semoga saja Lily memaafkannya setelah ini. "Buset, itu muka udah kayak tuyul ngebobol pabrik bedak." Raffa mendongak, cowok itu memicingkan matanya tak suka kala mendapati Riffa yang baru saja pulang. "Gak kurang pendek celana lo?" tanya Raffa melihat penampilan Riffa. Gadis itu mengenakan Celana boxer, dan juga baju pendek yang kini dilapisi jaket. Ya … Riffa adalah seorang petinju cilik. "Widih cilok!" Riffa mengalihkan pembicaraan Raffa yang menyinggung soal pakaiannya. Gadis itu hendak meraih cilok di tangan R

