Halo, terima kasih sudah mau nunggu. Aku habis nonton jadi lama deh up-nya wkwkwkwk. Aku tuh lupa-lupa ingat, jadi kalo misalnya kalian nemu yang gak matching sama bab sebelum²nya, kasih tau aku ya. Makasiiiih. •••••••••••••••• "Lo, kan, udah mapan. Kenapa nggak nikah aja?" "Saya mau nikah, asal sama kamu." "Hah?" Arian menatap Meta tepat di matanya, lalu berkata dengan pelan, namun bisa didengar Meta dengan sangat jelas. "Kalau saya boleh jujur ... saya udah lama suka sama kamu." "..." Meta mengerjapkan mata. Lalu perlahan-lahan, menurunkan kakinya yang tadi bersila. Sungguh, Meta terkejut mendengarnya. "Lo suka sama gue, Ian?" tanya Meta, tak percaya. Arian tersenyum lebar. "Iya, sejak kita duduk di bangku SMA." Meta mematung, tidak bisa berkata-kata, hanya bisa menatap Arian

