**** Ratih sedang membereskan sisa makan malam di meja saat mendengar ada yang mengetuk pintu rumah. "Jingga, tolong buka pintunya! Mungkin, Papa," serunya, mengingat kalau suaminya akan pulang dari dinas luar kota sejak dua hari yang lalu. Jingga, yang ketika itu hanya mengenakan piyama bermotif doraemon, berlari kecil menuju pintu, lalu membukanya. Astaganaga! Jingga terkejut begitu melihat siapa yang datang. Bukan papanya, melainkan Biru. "Hai?" sapa Biru seraya tersenyum. Sesaat dilihatnya penampilan Jingga, kemudian kembali tersenyum. "Bi-Biru? Kok ... nggak bilang kalo mau dateng?" Jingga salah tingkah dong. Mana lagi pakai piyama pula! Haduh, nggak tepat banget sih timing-nya! "Iya, sori. Jadi nonton, kan?" Jingga merasakan lututnya gemetar. Lebih-lebih melihat Biru dengan

