Malam minggu bersama Aby *** “Halo, Aby, satnite ke mana?” “Nggak ke mana-mana.” “Jalan, yuk. Ke mana, kek.” “Mager.” “Dih, nggak romantis!” “Huh?” “Gue samperin, yaaaa?” Terdengar suara Aby mengembuskan napas jengkel di seberang sana. Ngancem lagi... “Oke, kita jalan. Share lokasi,” katanya kemudian dengan nada malas. “Gue yang jemput.” “Terserah deh.” “Oke, pacar!” “Norak,” ucap Aby sebelum menutup teleponnya. Meta beranjak dari kasur dan jingkrak-jingkrak menuju lemari pakaiannya. Akhirnya, ya Tuhan, setelah sekian lama menyandang status high quality jomblo, dia bisa mejeng lagi bareng pacar. Seperti remaja yang sedang puber, Meta ingin tampil menawan malam ini. Jadi, ia mengambil sebuah dress putih sebatas lutut yang simpel namun memberikan kesan manis. Meta membiarkan

