10-11

2248 Kata

"Biru?! Tungguin!" Suara manja milik seseorang yang amat dikenalinya itu, membuat langkah Biru berhenti otomatis. Sewaktu ia menoleh ke belakang lewat bahunya, Cantika sedang berlari kecil menghampirinya. Raut wajahnya terlihat tidak ramah, seperti orang yang sedang kesal. "Kenapa?" tanya Biru, setibanya cewek itu di depannya. "Lo bilang apa aja sama Aby? Kenapa dari tadi dia ngelihatin gue?" Oh, pantas saja cewek itu cemberut. Ini pasti tentang rahasianya, yang juga sudah menjadi rahasia Biru satu minggu lalu. Dan, sepertinya, cewek bermata sipit itu sudah tahu kalau Biru membocorkannya. "Ehm, dia udah tau," kata Biru, sembari tersenyum kalem. Bibir merah delima Cantika membuka lebar, terkejut. "Hah? Serius?" Biru mengangguk tanpa mengatakan apa pun. Mimiknya tenang, seolah perk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN