46. Kebenarannya

1106 Kata

Beberapa hari kemudian, benar saja Nansih kembali ke rumah Dhama lagi. Dia sudah menyiapkan semua berkas-berkas yang diperlukan untuk pemindahan semua harta yang di wariskan Ayahnya Alina menjadi hak miliknya sendiri. Tanpa pikir panjang pula Alina langsung menandatangani semua berkas-berkas itu, dan melakukan apapun yang dibutuhkan Ibunya untuk memiliki semua harta itu. Tidak sedetikpun Alina merasa ragu-ragu atas keputusan nya, dia memang tidak punya apa-apa tapi rasanya dia sudah rela jika hal ini bisa sedikit mengangkat beban dipundaknya. Semua proses pemindahan itu di saksikan oleh Alina, Nansih, Dhama, dan juga pengacara yang di sewa Nansih. Karena memang tidak bertele-tele akhirnya semua proses pun selesai dilakukan, seakan tidak ingin berlama-lama bersama putrinya sendiri Nansih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN