71

1531 Kata

Bintang sejak tadi menunggu waktu yang tepat hingga dia bisa mengatakan perihal kasus itu pada Gaesha. Sengaja dia membiarkan Gaesha berbicara dan bersantai lebih dulu dengan Imelda, Bintang tidak ingin kalau sampai Gaesha merasa terkejut walaupun hal yang ingin dia sampaikan adalah bisa dikategorikan kabar baik. Kini hanya tinggal mereka berdua, tapi Bintang masih tidak beranjak dari sofa nyaman yang dia duduki dari tadi. Bukan karena terlampau nyaman, hanya saja dia masih ragu untuk mengatakan semuanya pada Gaesha. Apalagi Gaesha sejak tadi tampak ceria setelah bertukar cerita dengan Imelda. Konon katanya, mereka baru saja menggosipkan Bintang dan Devina. "Kenapa? Kok ngeliatin aku?" Mengerjap pelan, Bintang kemudian bangun dari duduknya dan berjalan mendekat pada Gaesha. Sepintas k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN