Malam Godaan di Hotel Lounge Hotel Imperial dipenuhi cahaya lampu kristal yang berkilauan, sementara musik jazz lembut mengisi udara. Meja sudut dengan pemandangan kota dipenuhi gelas wine, lilin, dan bunga mawar merah. Cintia melangkah anggun ke dalam ruangan. Gaun hitam selutut dengan belahan samping memperlihatkan kulitnya yang pucat bercahaya. Bibirnya dilapisi merah anggur, tatapannya setengah redup seolah ia memang datang untuk meracuni jiwa siapa pun yang berani menatap terlalu lama. Ronny sudah menunggu, jasnya rapi, dasinya sedikit longgar—pertanda gugup sekaligus bersemangat. Begitu matanya bertemu Cintia, seluruh ruangan seolah lenyap. Lampu kristal di ruang makan hotel itu berkilau bagai bintang yang jatuh dari langit, memantulkan cahaya lembut ke wajah Cintia. Gaun melingk

