Makan malam pun berakhir, Dika segera ke kamarnya dan membuka rekaman melalu ponsel nya. Dirinya hanya bisa tercengang mendengar percakapan perselingkuhan antara Mami dan Om Danu, selama ini keharomisan di dalam rumah bersama orang tua yang sempurna ternyata palsu. apa yang telah ia rasakan selama ini kasih sayang, pemandangan romantis ternyata sama seperti sinetron yang penuh dengan kepura - puraan. "Apa Papi mengetahui semua ini? atau papi juga punya selingkuhan juga sama kaya mami?" Diri Dika pun kini bertanya - tanya. Ia pun menangis, air mata nya tam terasa menetes membasahi pipi dan ponsel nya, rasa kecewa yang sangat berat, ia pun seolah malas untuk mengukap kebenaran kembali dengan langsung dan menangkap basah mami dan om danu dengan kedua matanya. Ia pun langsung menyusun st

