"Be, kamu nggak apa-apa?" Diva menggeleng menjawab pertanyaan Juna. Matanya mengerjap beberapa kali, mengusir gelap yang tadi sempat mampir sesaat. Apa itu tadi? Apakah benar dia dan Arsyi pernah bekerjasama? Kerjasama dalam apa? Haruskah dia menanyakannya pada Arsyi? Mungkin nanti, tapi tidak sekarang. Setidaknya tidak di depan Juna dan Helen karena tak ada bayangan mereka di sana berarti keduanya tidak mengetahuinya. Lalu, apakah itu artinya mereka membuat kesepakatan rahasia? Diva menatap Arsyi sekilas kemudian menggeleng. "Aku nggak apa-apa, Juna," ucapnya tersenyum. Dia tak boleh membuat orang-orang di sekelilingnya khawatir, terutama Juna. "Tapi, tadi...." "Cuman pusing dikit," potong Diva cepat. "Sekarang udah nggak apa-apa, kok." Digenggamnya tangan Juna untuk memastikan dia m

