Bab 133. Shera 82

1026 Kata

Shera Fuji Lesmana Aku yang tadinya begitu berani menghadapi Adrian jadi ciut saat balas menatap matanya yang tajam namun sendu. Seperti ada guratan rasa kecewa yang tergambar di wajahnya. Jujur saja, aku tidak baik-baik saja. Hatiku juga sakit berada di dalam posisi ini, karena nyatanya aku cinta dia. Aku cinta pada Adrian dengan caraku sendiri. "Axel sudah melamarku pada Bapak. Dan Bapak sudah memberikan restu. Maaf Adrian aku nggak bisa," tolak ku dengan halus. Kali ini ku coba untuk meredam sedikit emosi dan bicara baik-baik. Bukan hanya karena tak tega pada raut wajah kecewanya, tapi Aku juga khawatir pada Axel di belakang sana. "Dengerin, Yan. Daripada kamu bersikeras untuk mempertahankan hubungan kita yang mustahil ini. Ada yang lebih berhak untuk cinta kamu juga untuk tanggung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN